Teater Mainan Pollock

Sebuah teater mainan dari kertas bernama “Teater Mainan Pollock”. Terbuat seluruhnya dari kertas karton tebal yang dipotong-potong.

Teater Mainan Pollock

Sebuah teater mainan dari kertas bernama “Teater Mainan Pollock”. Terbuat seluruhnya dari kertas karton tebal yang dipotong-potong. Dibeli di toko Pollock di London pada tahun 1965. Dulu merupakan bagian dari Koleksi RC. Museum Kolong Tangga punya beberapa koleksi teater kertas yang menarik. Teater kertas, atau juga disebut teater meja, dulu sangat populer dan hampir dimiliki oleh setiap keluarga yang sayang pada anak-anaknya. Teater ini sering disebut juga sebagai “Teater Mainan”. Awalnya, teater kertas muncul di awal tahun 1800-an, saat gambar-gambar lucu dan gaya-gaya keren sedang menjadi tren. Gambar-gambar ini dibuat sebagai kenang-kenangan dari pertunjukan teater yang terkenal, dan biasanya menampilkan wajah para pemainnya. Nah, sekitar tahun 1812–1813, mulai dijual kertas-kertas bergambar panggung, latar belakang, dan tokoh-tokoh dengan gaya mereka masing-masing. Semuanya dicetak di atas kertas dan dijual di toko mainan kertas di Jalan Scala, London (tokonya masih ada sampai tahun 2015, lho!). Setelah membeli lembaran-lembarannya, anak-anak dapat menggunting, menempel, dan merakitnya jadi teater kecil berbentuk tiga dimensi. Mereka juga bisa menempelkan karton di belakang tokohnya supaya lebih kokoh dan bisa berdiri saat dimainkan! Teater mainan buatan Pollock sangat terkenal di Eropa, meski harus bersaing dengan teater kertas buatan Jerman dan Prancis. Teater buatan Pollock disukai karena warnanya cerah dan dilukis tangan. Sementara itu, gambar-gambar dari Prancis memang kurang cerah, tapi desainnya lebih imajinatif dan jenis pertunjukannya lebih beragam. Teater kertas dari Jerman, yang mungkin terinspirasi dari buku dongeng baru karya Grimm Bersaudara, memiliki banyak cerita dongeng yang disesuaikan untuk teater kertas. Dari buku harian dan surat-surat pada abad ke-19, kita tahu bahwa orang dewasa pun senang menikmati teater kertas, sama seperti anak-anak yang menontonnya.