Boneka Ndebele
Boneka ini memiliki inti dari kayu yang seluruh permukaannya dihias manik-manik berwarna cerah seperti merah, biru, dan kuning. Kerajinan ini dibuat oleh perempuan dari Suku Ndebele. Suku Ndebele tinggal di daerah pedalaman Afrika Selatan. Boneka ini dibeli pada tahun 1956. Tinggi boneka sekitar 30–35 cm. (Bagian dari koleksi lama milik R. Corens) Dulu, boneka Ndebele ukurannya hampir sebesar anak kecil. Boneka ini menunjukkan seperti apa perempuan cantik menurut suku Ndebele. Biasanya, boneka ini diberikan kepada anak perempuan yang mulai tumbuh besar sebagai hadiah, dan juga sebagai “jimat” supaya nantinya mudah meneruskan keturunan Kadang-kadang, anak perempuan mendapat dua boneka sekaligus dan ditempelkan di depan ikat pinggang yang penuh hiasan manik-manik. Mereka merawat boneka itu seperti merawat bayi sungguhan selama satu tahun. Kata orang, jika dirawat dengan baik, anak-anak perempuan itu akan menjadi ibu yang baik juga, dan bisa memiliki banyak anak. Boneka ini dulu juga dipakai oleh dukun tradisional untuk ritual yang berhubungan dengan sihir. Sekarang, kerajinan manik-manik seperti zaman dulu sudah hampir tidak ada. Sekitar tahun 1940, bentuk boneka ini berubah dari gemuk menjadi lebih kurus. Orang-orang yang suka boneka manik-manik sempat sedih ketika melihat boneka Barbie dihias dengan manik-manik di pasar. Tapi ternyata, boneka Barbie yang seperti itu tidak terlalu disukai di Afrika Selatan.