Dakon

Papan dakon ini panjangnya sekitar 120 cm dan cukup berat karena bagian tengahnya dibuat dari balok kayu yang dihias, kemungkinan besar berasal dari bangunan pendopo. Di kedua ujung papan terdapat hiasan yang merupakan perpaduan antara gambar naga dan burung, sehingga memberikan kesan tradisional khas Jawa pada permainan ini.

Dakon

Papan dakon ini panjangnya sekitar 120 cm dan cukup berat karena bagian tengahnya dibuat dari balok kayu yang dihias, kemungkinan besar berasal dari bangunan pendopo. Di kedua ujung papan terdapat hiasan yang merupakan perpaduan antara gambar naga dan burung, sehingga memberikan kesan tradisional khas Jawa pada permainan ini. – Permainan Dakon ini dibuat dari ukiran kayu kuno, dan mungkin terbuat dari beberapa bagian antik yang berasal dari tempat berbeda. Memang agak sulit untuk tahu kapan persisnya permainan ini dibuat, tapi diperkirakan berasal dari akhir tahun 1800-an. Permainan ini punya banyak nama. Di Jawa disebut “Dakon” atau “Congklak”, di Sri Lanka disebut “Olinda”, dan di negara-negara Arab dikenal sebagai “Mancala”. Di Afrika, permainan Dakon punya banyak sekali nama, dan ini membuat para ahli percaya bahwa permainan ini mungkin berasal dari Afrika Tengah. Tetapi, Dakon tertua yang pernah ditemukan justru ada di Afrika Utara, dan usianya diperkirakan sudah 7.000 tahun! Permainan kuno itu punya tiga baris lubang yang diukir di atas batu marmer. Di sana, permainan Dakon sering disebut sebagai “permainan untuk berpikir”, karena membutuhkan strategi dan perhitungan dalam memainkannya. Banyaknya nama permainan ini di berbagai negara menunjukkan bahwa setiap tempat memiliki budaya sendiri yang mempengaruhi cara bermain, makna sosial, dan bahan-bahan yang digunakan dalam permainan ini. Awalnya, biji-bijian kecil, batu, dan kacang-kacangan digunakan sebagai biji congklak. Kemudian, kulit kerang cowrie menjadi pilihan yang lebih disukai. Sekarang ini, telah banyak buku dan tulisan tentang Dakon atau Congklak. Namun begitu, masih banyak hal yang belum diketahui tentang asal-usul permainan ini, termasuk permainan lain yang mungkin terinspirasi dari Dakon. Sama seperti banyak mainan kuno lainnya, Dakon juga dipercaya dulu punya makna keagamaan. Ada satu hal lucu: waktu anak-anak Indonesia diberi tahu bahwa Dakon kemungkinan besar bukan berasal dari Indonesia, tapi dari Afrika, mereka sontak kaget—wajahnya seperti orang yang baru kehilangan HP kesayangan!