Preinan Ing Kolong Tangga

Ayo Dolan lan Nguri-uri Budaya Bareng!

2025-06-28 · Koleksi Baru, Fosil

Preinan Ing Kolong Tangga

Sepanjang Juni-Juli 2025, Museum Kolong Tangga menyelenggarakan program liburan anak yang bertajuk “Preinan Ning Kolong Tangga”. Kegiatan ini merupakan upaya Kolong Tangga untuk mengenalkan budaya dan tradisi melalui kegiatan bermain. Dengan total 11 sesi pertemuan, kegiatan ini berhasil diikuti oleh 150 anak dari berbagai wilayah di Yogyakarta dan sekitarnya. Di dalam “Preinan Ning Kolong Tangga”, anak difasilitasi untuk bermain, belajar tata krama Jawa, mengenal alam sekitar, dan menyelami kembali dolanan tradisional yang mulai jarang ditemui. Di dalam agenda liburan ini, terdapat enam kegiatan utama yaitu sobo kebon, uthak-athik kreatip, tur museum Kolong Tangga, sinau unggah-ungguh, dolanan tradisional, dan mblusuk pawon. Salah satu kegiatan yang menarik perhatian adalah sobo kebon dan dolanan. Aneka bahan alami yang anak temui saat bermain di area sekitar yang masih asri, dirangkai menjadi berbagai mainan seperti kuda-kudaan dari gedebog pisang, pigura daun dan bunga, serta komponen tiruan untuk bermain “pasar-pasaran”. Kegiatan tur museum dan uthak-athik kreatip dijadikan satu agenda. Di dalamnya, anak diajak berkeliling museum sambil mendengarkan cerita tentang mainan yang populer di masa lalu, yang disampaikan secara menarik oleh para pemandu. Setelah tur, anak-anak diajak berkreasi melalui kegiatan uthak-uthik kreatip. Hasil dari uthak-athik ini beraneka ragam, di antaranya wayang kertas, batik jumputan, dan kolase tote bag. Kegiatan lainnya ialah sinau unggah-ungguh atau belajar tatakrama. Melalui kegiatan bermain peran, anak belajar bagaimana adab kesopanan di dalam budaya Jawa dapat diterapkan dalam keseharian. Kegiatan ini bersandingan dengan agenda mblusuk pawon yang mengajak anak membuat kudapan lokal dan khas seperti lemper, gethuk, serta meracik wedang rempah yang hangat dan menyehatkan badan. Dengan kontribusi Rp 45.000 per pertemuan, program ini menjadi pilihan yang terjangkau sekaligus bermakna bagi banyak keluarga. Harapannya, program “Preinan Ning Kolong Tangga” tidak hanya menjadi alternatif liburan yang menyenangkan, tetapi juga memperkuat ikatan anak-anak dengan budaya lokal mereka sendiri. Museum Kolong Tangga berharap program ini dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan, agar semakin banyak anak bisa merasakan liburan yang terjangkau, riang, serta berakar pada budaya dan memberikan kesan tak terlupa di dalam hati.